LZLAZAWIN
Search
Full Review29 Jun 2026Play Now

Tears of the Kingdom: Ekspansi Ambisius yang Bikin BotW Terasa Cuma Prolog

Sequel BotW yang bukan cuma lebih besar, tapi lebih berani—sistem Ultrahand & Fuse bikin lo jadi insinyur gila di Hyrule yang sekarang punya tiga layer vertikal. Masterpiece open-world yang nggak cuma nambah konten, tapi reinvent cara lo berinteraksi sama dunianya.

Score

9.5

Status

Play Now

Type

Full Review

The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom Cover Image

Nexus Score

9.5/10

Skor editorial cepat untuk membaca kualitas, performa, replay value, dan fairness game.

Worth It Meter

Play Now

Sangat direkomendasikan untuk dimainkan sekarang.

Quick Verdict

9.5 / 10 · Play Now

Sequel BotW yang bukan cuma lebih besar, tapi lebih berani—sistem Ultrahand & Fuse bikin lo jadi insinyur gila di Hyrule yang sekarang punya tiga layer vertikal. Masterpiece open-world yang nggak cuma nambah konten, tapi reinvent cara lo berinteraksi sama dunianya.

Score Breakdown

Detail penilaian

Gameplay

9.8

Visual

8.9

Audio

9.3

Story

8.4

Performance

8.6

Replay

9.6

Innovation

10.0

Monetization

10.0

Pros

  • Ultrahand & Fuse = sandbox kreativitas gila—lo bisa bikin kendaraan, jebakan, senjata absurd dari objek apa aja
  • Sky Islands & Depths nambah dimensi vertikal yang bikin eksplorasi BotW terasa flat—tiga layer dunia yang saling terkait secara puzzle
  • Shrine & dungeon design lebih kompleks, ngasih ruang buat solusi kreatif tanpa jadi terlalu guided
  • Tetap respect player agency—nggak ada quest marker invasif, lo yang tentuin urutan & cara selesain masalah
  • Performance stabil di hardware Switch yang udah tua—framerate konsisten meski scope-nya gila

Cons

  • Framerate masih terkunci 30fps dengan occasional dips di area padat—hardware Switch jadi bottleneck nyata
  • Weapon durability system balik lagi—masih bikin frustrasi meski Fuse agak ngeringanin
  • Story tetap minimalis & predictable buat yang expect narrative depth—fokusnya emang di emergent gameplay
  • Beberapa mechanic Ultrahand bisa jadi clunky di combat cepat—lebih cocok buat puzzle & eksplorasi

Final Verdict

Ini bukan cuma sequel—ini statement bahwa open-world masih bisa diinnovate radikal tanpa jadi bloated checklist. Buat fans BotW yang takut cuma dapet 'more of the same', Ultrahand & sky/depths layer bikin ini terasa kayak game baru. Buat yang skip BotW karena terlalu hands-off, TotK tetap nggak bakal cocok—ini double down on player freedom. Buy now kalau lo punya Switch; kalau nunggu Switch 2 buat 60fps, understandable tapi sayang banget.