LZLAZAWIN
Search
Full Review29 Jun 2026Buy

God of War Ragnarök: Penutup Saga Norse yang Emosional dan Spektakuler

Sequel yang matang: combat lebih dalam, cerita ayah-anak yang menohok, Nine Realms yang memukau. Ragnarök bukan cuma lanjutan — ini evolusi sempurna dari formula God of War 2018.

Score

9.3

Status

Buy

Type

Full Review

God of War Ragnarök Cover Image

Nexus Score

9.3/10

Skor editorial cepat untuk membaca kualitas, performa, replay value, dan fairness game.

Worth It Meter

Buy

Layak dibeli kalau sesuai platform dan genre favorit lo.

Quick Verdict

9.3 / 10 · Buy

Sequel yang matang: combat lebih dalam, cerita ayah-anak yang menohok, Nine Realms yang memukau. Ragnarök bukan cuma lanjutan — ini evolusi sempurna dari formula God of War 2018.

Score Breakdown

Detail penilaian

Gameplay

9.3

Visual

9.5

Audio

9.6

Story

9.4

Performance

9.0

Replay

8.5

Innovation

8.7

Monetization

10.0

Pros

  • Combat system yang dipoles: Leviathan Axe + Blades of Chaos semakin kompleks dengan skill tree luas, musuh beragam paksa lo ganti strategi tiap encounter
  • Narasi emosional yang kuat: hubungan Kratos-Atreus berkembang natural, konflik internal tiap karakter terasa berat tanpa jadi melodrama murahan
  • Nine Realms yang kaya konten: Vanaheim, Svartalfheim, Muspelheim masing-masing punya identitas visual & gameplay loop unik, eksplorasi nggak monoton
  • Boss fight ikonik: pertarungan melawan dewa Norse dirancang sinematik tapi tetap menantang secara mekanik, momen-momen puncak yang memorable
  • Port PC solid: DLSS/FSR support, ultrawide native, performa stabil di hardware mid-range — Santa Monica serius optimasi

Cons

  • Pacing act 2 agak kendor: beberapa side quest terasa filler, momentum cerita sempat turun sebelum klimaks akhir
  • Puzzle kadang repetitif: mekanisme freeze-water dan chain-grapple dipakai berkali-kali dengan variasi minim
  • Atreus section hit-or-miss: segmen solo dia kurang seru dibanding main Kratos, combat terasa lebih lemah

Final Verdict

Ragnarök tutup saga Norse dengan kepala tegak — combat yang lebih kaya, cerita yang lebih berani, produksi AAA kelas satu. Ini buat lo yang cari action-adventure naratif kuat dengan gameplay memuaskan, bukan sekadar button-mashing. Beberapa bagian memang melambat dan puzzle bisa terasa déjà vu, tapi momen-momen puncaknya bikin semua itu terbayar. Kalau lo suka God of War 2018, ini upgrade wajib — kalau belum main keduanya, mulai dari 2018 dulu biar konteks cerita dapet semua.