God of War Ragnarök: Penutup Saga Norse yang Emosional dan Spektakuler
Sequel yang matang: combat lebih dalam, cerita ayah-anak yang menohok, Nine Realms yang memukau. Ragnarök bukan cuma lanjutan — ini evolusi sempurna dari formula God of War 2018.
Score
9.3
Status
Buy
Type
Full Review

Nexus Score
Skor editorial cepat untuk membaca kualitas, performa, replay value, dan fairness game.
Worth It Meter
Buy
Layak dibeli kalau sesuai platform dan genre favorit lo.
Quick Verdict
9.3 / 10 · Buy
Sequel yang matang: combat lebih dalam, cerita ayah-anak yang menohok, Nine Realms yang memukau. Ragnarök bukan cuma lanjutan — ini evolusi sempurna dari formula God of War 2018.
Score Breakdown
Detail penilaian
Gameplay
9.3
Visual
9.5
Audio
9.6
Story
9.4
Performance
9.0
Replay
8.5
Innovation
8.7
Monetization
10.0
Pros
- Combat system yang dipoles: Leviathan Axe + Blades of Chaos semakin kompleks dengan skill tree luas, musuh beragam paksa lo ganti strategi tiap encounter
- Narasi emosional yang kuat: hubungan Kratos-Atreus berkembang natural, konflik internal tiap karakter terasa berat tanpa jadi melodrama murahan
- Nine Realms yang kaya konten: Vanaheim, Svartalfheim, Muspelheim masing-masing punya identitas visual & gameplay loop unik, eksplorasi nggak monoton
- Boss fight ikonik: pertarungan melawan dewa Norse dirancang sinematik tapi tetap menantang secara mekanik, momen-momen puncak yang memorable
- Port PC solid: DLSS/FSR support, ultrawide native, performa stabil di hardware mid-range — Santa Monica serius optimasi
Cons
- Pacing act 2 agak kendor: beberapa side quest terasa filler, momentum cerita sempat turun sebelum klimaks akhir
- Puzzle kadang repetitif: mekanisme freeze-water dan chain-grapple dipakai berkali-kali dengan variasi minim
- Atreus section hit-or-miss: segmen solo dia kurang seru dibanding main Kratos, combat terasa lebih lemah
Final Verdict
Ragnarök tutup saga Norse dengan kepala tegak — combat yang lebih kaya, cerita yang lebih berani, produksi AAA kelas satu. Ini buat lo yang cari action-adventure naratif kuat dengan gameplay memuaskan, bukan sekadar button-mashing. Beberapa bagian memang melambat dan puzzle bisa terasa déjà vu, tapi momen-momen puncaknya bikin semua itu terbayar. Kalau lo suka God of War 2018, ini upgrade wajib — kalau belum main keduanya, mulai dari 2018 dulu biar konteks cerita dapet semua.