LZLAZAWIN
Search
News3 min read24 Jun 2026

Void/Breaker di PS5 Pakai DualSense Buat Bedain Feel Tiap Senjata — Wallrunning Hasil Request Komunitas

Roguelite shooter solo dev ini pakai adaptive trigger & haptic feedback buat bikin tiap senjata terasa beda. Wallrunning yang sempat dibuang akhirnya balik karena player minta.

By LAZAWIN EditorialUpdated 28 Jun 2026
PlayStation 4PlayStation 5PlayStation VR2RogueliteShooterActionVoid/BreakerDualSense

Type

News

Read

3 min read

Tags

5

Void/Breaker di PS5 Pakai DualSense Buat Bedain Feel Tiap Senjata

Daniel Stubbington bikin Void/Breaker sendirian — roguelite shooter yang gabungin movement cepat sama sistem destruksi environment. Sekarang dia fokus bikin versi PS5 jadi cara terbaik buat main gamenya, terutama lewat fitur DualSense.

Arsenal bertambah, tiap senjata punya identitas lewat DualSense

Sejak announcement versi PS5, arsenal nambah dua: SMG dan Sniper Rifle (favorit Daniel sendiri). Total sekarang ada lima archetypal weapon: Pistol, Assault Rifle, Shotgun, SMG, dan Sniper. Tiap senjata punya grid sendiri buat naruh modules — weapon mod, ability mod, fire mode mod, melee mod. Modules ini nggak cuma upgrade terpisah. Mereka bisa berinteraksi kalau lo taruh berdekatan di grid, bikin kombinasi yang lebih kuat dari jumlah bagiannya. Contoh: mod yang freeze musuh + mod yang jamin crit hit ke target frozen. Ada juga proximity mine yang deploy otomatis tiap lo slide. Beberapa module bahkan expand grid sendiri, buka lebih banyak slot.

Di PS5, Daniel eksplor adaptive trigger dan haptic feedback buat bikin tiap senjata terasa beda di tangan lo. Resistance dan feedback pas nembak Sniper Rifle bakal distinct dibanding rapid pull SMG. Gyro aiming juga lagi dikerjain buat player yang mau precision ekstra. Thinking ini extend ke abilities, grenades, dan gravity tether — semua lagi dieksplorasi gimana haptics bisa bikin tiap aksi terasa satisfying.

Wallrunning balik gara-gara komunitas, melee jadi playstyle viable

Daniel committed ke early access roadmap dan denger feedback komunitas close. Wallrunning adalah bukti terbesar. Dia sempat coba early development, tapi dibuang. Player terus minta. Daniel dengerin, bawa balik, dan sekarang jadi salah satu fitur yang bikin movement game ini fluid. Melee juga berubah total. Dulu cuma fallback pas kepepet. Sekarang jadi genuine playstyle. Melee-specific mods datang bareng rebalance yang scale damage relative ke enemy health, jadi tetep kuat deep into run. DualSense controller juga lagi dieksplorasi buat bikin melee combat terasa memorable.

Narrative yang kasih makna ke gameplay loop

Lo main sebagai prisoner yang kena trap sama malevolent AI entity. Goal: break free dari endless cycle. Tapi lo nggak sendirian. Awal escape, lo nemuin ally nggak terduga — chip yang ditinggalin mantan prisoner lain mulai kontak dan kasih bantuan. Narrative ini kasih context kenapa lo terus respawn dan fight.