Star Wars: Galactic Racer Hands-On: Racing Game Post-Empire dengan Roguelite Campaign
Star Wars: Galactic Racer bakal jadi racing game dengan tiga tipe speeder dan campaign roguelite. Settingnya di Outer Rim setelah Empire jatuh.
Type
News
Read
3 min read
Tags
4

Star Wars: Galactic Racer adalah racing game yang fokus ke landspeeder, speeder bike, dan podracer. Hands-on session di Summer Game Fest kasih gambaran game yang ekspansi universe Star Wars lewat kecepatan — bukan lightsaber atau Force.
Campaign Roguelite di Outer Rim
Ceritanya set setelah Empire jatuh. Lo main sebagai Shade, racer bertopeng yang direkrut Darius Pax buat ngalahin juara circuit Galactic League, Kestar Bool. Ternyata Shade punya dendam pribadi sama Bool, jadi balapan ini bukan cuma soal kredit atau adrenalin. Campaign-nya pakai struktur roguelite. Lo balapan di planet Star Wars yang terkenal — Jakku, Lantaana — dalam urutan tetap, tapi event di tiap planet diacak. Di awal run, lo dikasih tiga path berbeda yang nunjukin tipe event apa aja yang bakal lo hadapi: race standar, Field Test (target waktu pakai kendaraan baru), atau Eliminator (kompetitor paling lambat disingkirkan tiap lap).
Tiga Tipe Speeder, Tiga Playstyle
Landspeeder mirip mobil — berat, tahan banting, bisa drift buat jaga racing line. Speeder bike paling cepat tapi gampang rusak, punya Kinetic Burst buat re-orient cepat di tikungan tajam. Skim speeder paling lincah, bisa flip samping pakai Kinetic Edge buat tikungan ketat. Semua speeder punya Afterburner (tekan X) buat boost pendek dan Ramjet (tahan R3) buat boost lama dengan risiko overheat. Kalau heat meter penuh, speeder lo meledak. Lo juga bisa unlock ability kayak shield atau senjata yang diaktifin pakai L1.
Planet dengan Karakter Kuat
Tiap planet punya identitas visual yang jelas. Jakku ngebawa lo lewat kuburan kapal Imperial yang crash. Lantaana mix hutan lebat sama gunung berapi. Demo fokus ke speeder yang lebih stabil, tapi podracer — kendaraan paling rapuh dan cepat — juga ada di game.